Membangun Sistem Komunikasi Indonesia


Cetakan Pertama : 2016

Peneliti : Rahayu, Bayu Wahyono, Engelbertus Wendratama, Iwan Awaluddin Yusuf, Novi Kurnia, Puji Rianto, Wisnu Martha Adiputra, Amir Effendi Siregar


Indonesia telah memiliki berbagai macam undang-undang yang mengatur komunikasi dan media. Undang-undang tersebut antara lain Undang-Undang Telekomunikasi, Undang-Undang Penyiaran, Undang-Undang Pers, Undang-Undang Film, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.

Buku hasil riset PR2Media ini menguraikan secara detail bahwa sejumlah undang-undang tersebut masih memiliki kelemahan mendasar, antara lain tidak memiliki kesamaan dalam landasan filosofi, tidak terintegrasi dengan UUD 1945 dan undang-undang terkait, kurang adaptif merespon perubahan, kurang demokratis karena kurang tegas dalam menjamin kedaulatan rakyat, keadilan sosial serta tidak memunculkan regulator independen yang kuat. Hasil riset juga menjelaskan kecenderungan beberapa undang-undang mengabaikan kepentingan nasional karena memberikan peluang bagi pemodal (asing) untuk melakukan dominasi.

Buku ini juga menyajikan pengalaman di negara lain yang dapat menjadi rujukan membangun sebuah sistem komunikasi yang terintegrasi, adaptif, demokratis, dan membela kepentingan nasional. Di bagian akhir, buku ini ditutup dengan kesimpulan dan rekomendasi tentang berbagai upaya yang dapat ditempuh untuk mewujudkan sistem komunikasi tersebut.


Diterbitkan oleh Pemantau Regulasi dan Regulator Media (PR2Media) bekerja sama dengan Yayasan Tifa.